Sater astra koran, bagi pengelola media, bisa menjadi sarana untuk menyuarakan berbagai masalah, semisal menyangkut tokoh masyarakat, kasus di dalam lembaga agama, perilaku tokoh agama, konflik kesukuan, kerumitan di dalam suku-suku tertentu, dan korupsi. Sastra melakukan tugasnya tanpa terbentur kendala-kendala prosedural jurnalisme. Tulisan sastrawan ini kadang bikin kecut, bikin sedikit mule…
Antologi Cerpen Pilihan Kompas 2012 tidak lain adalah ‘potret’ tentang keindonesiaan kita; sebuah Indonesia yang heterogen, unik, sekaligus juga problematik. ‘Potret’ ini adalah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa bernama Indonesia. Serpihan-serpihan yang tercecer dari problem bangsa ini yang (mungkin) sudah begitu akut, kompleks, dan multidimensional. Sejumlah 20 cerpen dalam antolo…
Harian Kompas sejak awal berkomitmen kuat untuk memberi ruang bagi sastrawan. Cerpen Pilihan Kompas adalah ikhtiar Harian Kompas dalam berkomitmen dan bersetia merawat dan memajukan sastra Indonesia. Cerpen Pilihan Kompas sudah terselenggara sejak 1992 dengan terbitnya buku Cerpen Pilihan Kompas bertajuk “Kado Istimewa”. Lalu, dilanjutkan dengan malam penganugerahan Cerpen Pilihan Kompas. …
Karangan yang dianggap terbaik dari ke-18 cerpen tersebut adalah cerpen berjudul Anjing-anjing Menyerbu Kuburan…. Saya sendiri lebih menyukai cerpen Kuntowijoyo yang lain dan menganggap cerpennya yang berjudul Rumah yang Terbakar sebagai cerpennya yang terbaik dalam kumpulan ini. Alasan saya adalah karena cerpen Rumah yang Terbakar menampilkan ketegangan antara peristiwa dan makna atas car…
Deskripsi: Buku ini berisi kumpulan cerpen pilihan Kompas pada tahun 2000. Judul yang tertera dalam cover buku kumpulan cerpen tersebut diambil dari judul salah satu cerpen terbaik yang ada di buku Dua Tengkorak Kepala ini. Secara keseluruhan cerpen-cerpen tersebut mengisahkan mengenai suasana carut-marut di dunia sosial dan politik Indonesia pada tahun 90-an sampai dengan awal 2000-an. Beriku…
Dalam kumpulan 17 cerita pendek berikut ini kita mendapatkan berbagai gaya menyajikan cerita; namun banyak yang masih terkesan diilhami oleh sentimentalisme yang diangkat dari peri kehidupan serba kesempitan, serba pasrah, serba kalah, serba menerima. Sepertinya ada kecenderungan kuat untuk memanggil munculnya suasana perasaan serba mineur: kepiluan, keharuan, keprihatinan, ketidakber-dayaan. B…
Sinopsis : “Derabat memang memenuhi kualifikasi cerpen yang baik. Di samping itu, dari segi penuturan dan suasana yang dibangun dalam cerita, Derabat juga memikat. Sebagai pembaca, saya seperti langsung disergap dalam alur cerita yang mendebarkan, seperti masuk dalam cerita silat. Sedangkan cerpen “Ulat dalam Sepatu” menggunakan metafor yang kena untuk melukiskan proses pembusukan birokr…